Sistem Pendingin Mobil (Cooling System) adalah Salah satu bagian penting dalam mobil. Apabila Anda ingin performa mobil yang maksimal, Anda dapat melakukan perawatan rutin pada bagian ini.Selain itu kondisi sistem pendingin mobil yang baik juga dapat memperanjang usia mobil dan membuat mesin bekerja secara efisien.

Mobil modern yang memiliki rasio perbandingan kompresi mesin yang tinggi diharuskan mempunyai sistem pendingin mesin yang optimal, untuk itu desain bodi harus mendukung mesin agar tak mudah overheat. Jika salah satu bagian komponen pada sistem pendinginan mesin gagal bekerja, maka bisa dipastikan bahwa gejala overheat bisa terjadi. Knocking adalah salah satu ciri mesin yang melewati suhu optimalnya.

Bagian sistem pendingin  diantaranya adalah

  • Radiator
  • Aompa Air
  • Pressure Cap
  • Termostat
  • Kipas
  • Pipa Air
  •  Bypass System
  • Pemanas
  • Tanki Cadangan

Sistem pendingin yang bekerja dengan baik akan mencegah terjadinya berbagai masalah seperti mesin kepanasan, rudak ataupu mogok. Berikut ini adalah beberapa tips untuk perawatan sistem pendingin mobil.

Anda dapat melakukan pengecekan rutin pada semua komponen dari sistem pendingin dengan seksama. Hal – hal yang perlu diperiksa adalah apakah pipa air, sabuk dan radiator bekerja dengan baik dan tidak bocor. Jika panas yang berlebihan muncul dari mesin, itu bertanda ada salah satu bagian yang salah dengan mekanisme pendingin tersebut. Segera lakukan perawatan untuk mengatasi permasalahannya.

Berikutnya Anda Periksa Kondisi Radiator. Kondisi luar radiator dari sistem pendingin mobil Anda, mulai darikemungkinan kebocoran hingga karat harus diperiksa. Check apakah ada pipa yang bocor dan fin yang mungkin tersumbat. Periksa pula kondisi head gasket secara rutin untuk menghindari bagian tersebut dari kerusakan. Tanda head gasket mengalami masalah adalah adanya kotoran berminyak yang ada pada fill neck radiator.

Baca Juga :  Tips Merawat Jaket Pelindung Diri

Termostat berfungsi untuk mengendalikan jumlah pendingin (coolant) yang dilepaskan ke bagian mesin. Oleh karena itu bagian ini harus selalu dicek. Bagian ini akan membuka dan membiarkan pendingin lewat ketika mesin mulai panas. Perlu diketahui bahwa termostat bisa aus dan tak mau membuka untuk melepaskan pendingin. Termostat yang menutup akan menganggu sikulasi kerja pendingin dan menyebabkan mesin kepanasan. Pastikan selalu termostat mampu menutup dan membuka dengan baik untuk mengatus suhu pendingin mesin.

Mesin kepanasan dapat dicegah dengan kipas pendingin mesin. Oleh karena itu Anda harus cek selalu kondisinya.Kkinerja kipas elektrik yang kini pada mesin modern lebih sering menggunakan single electric fan. Meskipun hanya ada satu kipas, kecepatan putaran kipasnya dibuat double atau bisa dibilang memiliki dua tingkat kecepatan. 

Pastikanlah kedua kipas ini bekerja dalam kecepatan yang sama. Jika kipas mulai melemah, bisa jadi proses pelepasan panas mesin akan terganggu. Apalagi saat berada di lalu lintas yang padat dan macet. Segera perbaiki jika merasa terdapat kerusakan semacam ini. Jika kipas ini tidak bekerja dengan baik maka akan menyebabkan mesin selalu panas dan bisa menyebabkan mesin rusak. Pastikan kipas bekerja dengan baik.

RELATED ARTICLES

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *